Sejak kecil, ia sudah tertarik dalam bidang olahraga yaitu bermain bola basket. Ini adalah salah satu cabang olahraga yang selalu dia cita-citakan.Ketika masih SMA, ia pernah ditolak untuk ikut tes masuk tim basket di sekolahnya. Alasannya adalah karena badannya yang terlalu pendek. Bukan hanya itu saja, ia juga dinilai kurang mahir dalam permainan ini. Angga sangat sedih mendengar hal itu, namun ia tidak pernah menyerah. Ia selalu berlatih dengan rutin setiap harinya di rumah. Bukan hanya mengatasi masalah tekniknya, namun ia juga melatih fisiknya dengan disiplin setiap harinya.Hingga beberapa tahun berikutnya, ia pun kembali mengikuti tes di sekolahnya dan akhirnya diterima. Pada kompetisi SMA di tahun 2005, Angga akhirnya membuktikan kerja kerasnya selama ini. Pada game pertamanya, ia berhasil mencetak 40 angka.Bahkan, ia memiliki rekor yang mengesankan. Di mana mendapat rata-rata 25 angka per game serta memenangkan kompetisi SMA di tahun yang sama juga. Tapi, ia pensiun tahun 2021 dan tercatat sebagai satu dari pemain yang mampu mencetak angka terbanyak kedua di dalam satu musim. Saat ini, Angga menjadi pemilik klub NBA, pebisnis, juga salah satu legenda basket sepanjang masa.
B. Indonesia Sekolah Menengah Atas buatlah cerita inspiratif
buatlah cerita inspiratif